MANAGING DA’WA AND ENTERPRENEUR AMONG MILLENIAL MUSLIMS

MANAGING DA’WA AND ENTERPRENEUR AMONG MILLENIAL MUSLIMS

Riau­- Ketua Jurusan Manajemen Dakwah UIN Satu Tulungagung (Dr. Ahmad Nurcholis, M.Pd) memperoleh penghormatan dan kesempatan emas dari PAMDI (Persatuan Ahli Manajemen Dakwah Indonesia) untuk menjadi Presenter dalam acara National Webinar Weekly Discussion Perkumpulan Ahli Manajemen dengan tema “Managing Da’wa and Enterpreneur Among Millenial Muslims” pada hari Selasa, 26 Oktober 2021 bertepatan dengan tanggal 19 Rabi’ul Awwal 1443 H. Seminar Dakwah Nasional yang spektakuler tersebut dilaksanakan via Zoom dari pukul 13.00 WIB s.d 15.00 WIB.

Opening Speech disampaikan oleh Bpk Ketua PAMDI (Drs. Cecep Castrawijaya, MM. MA) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan Materi Pemantik  disampaikan oleh Dr. Imran Rosidi, MA Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Sedangkan Pembicara Utama ada dua: Pertama, Dr. Ahmad Nurcholis, SS. M.Pd dari UIN Satu Tulungagung dan Kedua, Bayu Mitra A. Kusuma, S dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menempuh S3 di National Dong Hwa University. Adapun Host dalam acara seminar ini dinahkodai oleh Ali Alatas, S. Sos Mahasiswa S2 Univerditas Gadjah Mada Yogyakarta

Dr. Ahmad Nurcholis atau yang lebih akrab dipanggil dengan Dr. Ois membahas artikel dengan judul “Dakwah Inspiratif bagi Generasi Milenial di Kalangan Mahasiswa UIN Satu Tulubgagung”. Hasil penelitian yang dipaparkan dalam seminar tersebut menyatakan bahwa Minat generasi milenial terhadap dakwah islam mengalami penurunan yang signifikan berdasarkan berita yang dilansir oleh Kompasiana pada tanggal 04 Maret 2018, hal tersebut dikarenakan pendekatan dan strategi dakwah yang masih konservatif, monoton, dan hanya berbasis ceramah. Padahal, di sisi lain generasi milenial mengharapkan adanya dakwah yang inspiratif, modern, elastis, dinamis, inovatif, dan menghibur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menginterpretasikan implikasi Dakwah Inspiratif yang dilakukan oleh Jurusan Manajemen Dakwah UIN Satu Tulungagung terhadap bertambahnya minat generasi muda terhadap ajaran dan dakwah Islam.  Pada prinsipnya, dakwah inspiratif telah diamantkan oleh  Suryadharma Ali Menteri Agama RI periode 2009-2014 yang menyatakan bahwa salah satu pekerjaan utama bagi PTKIN adalah mempertahankan dan mengembangkan tradisi keilmuan bidang kajian keislaman yang semakin lama kurang diminati oleh masyarakat sebab telah terjadi perubahan orientasi masyarakat terhadap dakwah Islam. Maka sesungguhnya kualitas perguruan tinggi Islam di Indonesia masih memerlukan usaha yang lebih serius, sistematis dan terukur agar kualitas dakwah Islam semakin inspiratif, begitu juga lulusan PTKIN harus makin kompetitif. Ide dan gagasan artikel ini diilhani oleh Grand Theory Medan Dakwah yang dikemukakan oleh K.H. Ahmad Muwafiq bahwa suksesnya dakwah dipengaruhi oleh situasi teologis, kultural, struktur obyek dakwah saat pelaksanaan dakwah Islam disampaikan.

Maka pada prinsipnya, dakwah Islam adalah sebuah inspirasi untuk mewujudkan ajaran Islam dalam kehidupan pribadi maupun sosial yang searah dengan kultur masyarakat dalam segi kehidupan yang bertujuan menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar. Pendekatan penelitian ini, menggunakan desain kualitatif dengan metode deskriptif analisis fenomenologis. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Dakwah Inspiratif berimplikasi pada meningkatnya trend dan minat generasi milenial di kalangan mahasiswa UIN Satu Tulungagung terhadap dakwah Islam. Kedua, Dakwah Inspiratif yang dimaksud dalam penelitian ini adalah Komunitas Hijabers UIN Satu Tulungagung, Comedy Dakwah Inspiratif, Buletin Dakwah Elektronik, Literasi Dakwah, dan Dakwah Online melalui situs resmi kampus.

Kesimpulan dari penelitian tersebut menegaskan dua poin penting : Pertama, Dakwah inspiratif yang dilakukan oleh Jurusan Manajemen Dakwah UIN Satu Tulungagung terdiri dari Komunitas Hijabers Tulungagung, Comedy dakwah Inspiratif, Buletin Dakwah Elektronik, Literasi Dakwah berupa E-Magazine At-Tadwiin dan E-Pamflet, serta Dakwah Online melalui situs resmi berupa Website, Youtube, dan Medsos.

Kedua, secara umum implikasi Dakwah inspiratif yang dilakukan oleh Jurusan Manajemen Dakwah UIN Satu Tulungagung adalah meningkatnya minat generasi milenial terhadap ajaran dan dakwah Islam. Adapun secara khusus, implikasi berdampak pada meningkatnya minat generasi milenial untuk memakai jilbab, berpakaian sopan, meningkatnya minat generasi milenial dalam mengakses konten-konten ajaran dan dakwah Islam, serta mampu memberikan wadah komunitas dakwah bagi generasi milenial. (Ois-Ali-Bayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *