PENANDATANGANAN MoU SERTIFIKASI HAJI

PENANDATANGANAN MoU SERTIFIKASI HAJI

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Penandatanganan MoU sertifikasi Haji  antara Rektor UIN Satu Tulungagung (Prof. Dr. Maftukhin, M.Ag) dengan Dirjen Haji Kemenag RI (Prof. Hilman Latief, S.Ag., M.A., P.h.D.) dapat terlaksana dengan sukses dan lancar pada hari Senin, 25 Oktober 2021 bertepatan dengan 18 Rabiul Awwal 1443 H. Pukul 08.30 WIB s.d 11. 30 WIB.  Bertempat di Aula Lantai VI Gedung KH. Arief Mustakiem UIN Satu Tulungagung

Tim sukses MoU telah mulai bentuk oleh Wakil Rektor III (Prof Dr. H. Abad Badru Zaman, Lc., M.A) pada awal bulan Agustus 2021. Tim tersebut bertujuan menjemput peluang emas,  yaitu UIN Satu Tulungagung menjadi pusat penyelenggaraan sertifikasi Haji Nasional, mengingat bahwa PTKIN yang dijuluki dengan Kampus Dakwah dan Peradaban ini dianggap mampu untuk mengemban tugas sebagai pelaksana program sertifikasi Haji, mengingat potensi-potensi besar yang bisa dikembangkan, antara lain memiliki Fakultas Dakwah, memiliki Jurusan Manajemen Dakwah, Memiliki Jurusan Pariwisata Syariah, memiliki Asesor Sertifikasi Haji dan posisi geografis yang sangat strategis di wilayah mantraman .

Atas Arahan Dekan Fakuktas Ushuluddin Adab dan Dakwah (Dr. H. A. Rizqon Khamami, Lc., M.A) yang betugas sebagai koordiantor tim sukses MoU, Beliau mempercayakan Kajur MD (Dr. Ahmad Nurcholis, M.Pd) dibantu dengan teman-teman tim lain, berhasil melakukan komunikasi dengan baik pada pihak Dirjen Haji Kementerian Agama melalui surat undangan Kuliah Umum dengan tema “Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Umrah di Masa Pandemi”

Kabar kesediaan Bpk Dirjen haji untuk hadir pada penandatanganan MoU tersebut disampaikan oleh  Bpk Wawan sebagai Ajudan Bpk Dirjen. “Alhamdulilah Bpk Dirjen bersedia menyempatkan untuk hadir, sebelum agenda beliau ke Arab Saudi di awal bulan Nopember 2021 ini”, tegas Bpk Wawan.

Menurut Rektor UIN Satu Tulungagung (Prof. Dr. Maftukhin, M.Ag.) bahwa di tahun depan akan didirikan Jurusan Manajemen Haji dan Umrah. Namun selama ini sudah ada dua jurusan yang akan bertugas untuk mengelola sertifikasi haji, yaitu Jurusan Manajemen Dakwah yang dipayungi oleh FUAD dan Jurusan Pariwisata Syariah yang dipayungi oleh FEBI. “Secara operasional MD bertugas dalam pelaksanaan teknis pembinaan Manasik Haji dan Umroh, sedangkan Jurusan Pariwisata Syariah bertugas dalam administrasi program sertifikasi haji. Keduanya harus sinergis dan bisa  kolaborasi dengan Baik tutur Bpk Dekan FEBI, Haji Dede. (ois)

Leave a Reply

Your email address will not be published.